Yogyakarta, IDN Times-Ekspor produk mebel atau furniture dari Yogyakarta ke Amerika Serikat mulai mengalami sedikit peningkatan. Hal ini merupakan salah satu dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang masih berlangsung.
"Perang dagang antar kedua negara ini, memberikan peluang baik untuk ekspor. Sebab dengan kurangnya produk-produk yang masuk dari Tiongkok, maka importir Amerika Serikat akan mencari hal baru di luar Tiongkok, termasuk ke Indonesia," ungkap Ketua DPD Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DIY, Timbul Raharjo dihubungi, Selasa (24/9).
Akibat dari perang dagang, negara-negara eksportir asal Asia Tenggara, seperti Vietnam, Malaysia, Thailand, tak terkecuali Indonesia, semakin diuntungkan. Timbul memaparkan kondisi tersebut juga turut dirasakan Yogyakarta.
"Banyak tamu asal Amerika yang datang ke Indonesia, untuk eksplorasi barang baru. Untuk itu, kami mengimbau kepada teman-teman pelaku industri ini untuk bersiap ambil peluang," papar Timbul.
Berikut ini kriteria produk mebel dan kerajinan yang diminati pasar Amerika Serikat.
