Badingah Mengaku Tak Bisa Larang Warganya Merantau

Gunungkidul, IDN Times - Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta merupakan salah satu lumbung tenaga kerja terbanyak di dalam negeri sekaligus perantau ke negeri orang.
Seperti saat ini banyak perantau pulang kampung untuk berlebaran dan berkumpul bersama keluarga. Namun saat mereka akan bekerja kembali, tak sedikit membawa sanak saudara atau teman untuk diajak merantau mengadu nasib di dalam maupun luar negeri.
1. Warga yang ingin ikut merantau harus punya bekal ketrampilan

Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan kebiasaan mengajak sanak saudara untuk merantau untuk memperbaiki kehidupan ekonomi tak bisa dicegah. Namun dirinya berharap warga yang ingin merantau harus mempunyai bekal keterampilan yang dibutuhkan di tempat kerjanya yang baru.
"Kalau merantau untuk mendapatkan pekerjaan yang baru, punya bekal keterampilan tidak masalah. Jangan sampai merantau tanpa bekal keterampilan dan justru menjadi beban," katanya, Sabtu (1/6).
2. Destinasi wisata berkambang pesat bisa dimanfaatkan masyarakat mendapatkan penghasilan
Bandingah berpesan saat ini destinasi wisata di Gunungkidul berkembang sangat pesat dan warga bisa memanfaatkannya. Oleh karena itu masyarakat tak perlu merantau jauh untuk mencari penghasilan lebih.
"Jadi kalau punya kemampuan mengelola wisata tidak perlu merantau ke kota besar untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak. Sebenarnya di Gunungkidul bisa juga dapat penghasilan besar," tuturnya.
3. Gunungkidul mulai banyak berdiri perusahaan

Lebih lanjut Badingah mengatakan bumi Handayani saat ini juga dilirik oleh perusahaan besar yang ingin membangun pabrik dan mampu menampung ribuan tenaga kerja.
"Saat ini perusahaan tersebut baru menyerap 500 tenaga kerja, jika seluruh bangunan pabrik selesai maka bisa menampung 5000 tenaga kerja," ucapnya.
4. Perantau yang datang jangan bawa hal yang negatif

Kepada pendatang Badingah menginginkan tidak membawa barang yang dilarang seperti narkoba yang sangat merusak generasi bangsa.
"Ya kalau pulang bisa turut membantu pembangunan dusunnya atau hal lain yang positif, jangan bawa narkoba," katanya.
