Kantor BBWSO. IDN Times/Siti Umaiyah
Sahril, Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan BBWSO mengatakan Selokan Mataram kurang lebih memiliki panjang 32 km yang dibagi menjadi dua saluran, Selokan Mataram 1 dan 2. Untuk yang dikeluhkan oleh petani merupakan saluran Selokan Mataram 2 yang memiliki panjang 15,8 km, dan salah satu kasusnya ada di gerojokan di wilayah Depok.
Menurut Sahril, selama ini air tidak sampai ke hilir karena pengambilan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal.
"Di gerojokan ada pintu penguras, yang berfungsi saat di hulu aliran berlebih dia akan melewati pintu dan jatuh ke sungai. Yang kedua, saat ada penyumbatan sedimen di talang, itu bisa di buka pintunya agar menggelontor, sehingga sedimen tidak sampai ke hilir. Namun saat ini, fungsi tidak bisa seperti itu lagi dikarenakan ada oknum di hulu yang mengambil air dari Selokan Mataram," terangnya.