Bantul, IDN Times – Selama beberapa dekade terakhir ini petani bawang merah di Kabupaten Bantul hanya menanam bawang merah jenis tajuk, super biru, tiron, dansrikayangan. Hasil untuk setiap hektare mencapai 13 ton.
Lantaran biaya penyiapan lahan, bibit, obat-obatan, pupuk yang cukup tinggi, untuk mengembalikan modal menanam, bawang merah minimal dijual Rp8 ribu per kilogram. Itu pun baru impas dan belum menguntungkan petani.
