Sementara Prahara Yuri, dokter yang menangani menyatakan kondisi Buya sudah membaik.
"Sakitnya keluhan buya masuk dirawat di rumah sakit, karena kencing berdarah yang mungkin disebabkan oleh iritasi ada batu di ginjal sebelah kanan," katanya.
"Ya, (ginjal) sebelah kanan, ada tiga batu," sahut Buya.
Tapi, dengan penanganan metode Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) yang dijalani Buya Syafii, katanya batu dalam ginjal pasiennya itu mulai pecah.
"Setelah treatment, kita dengan medikasi membantu pecahan batunya untuk keluar. Kalau berapa hari secara pasti tidak ada. Tapi apabila batunya itu pecah, di bawah 4 mili atau 3 mili, itu insyaallah bisa keluar 100 persen dengan terapi medikasi," beber Prahara.
Melihat kondisi Buya Syafii sampai saat ini, dimungkinkan bisa pulang paling cepat hari ini. atau besok.