Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kerja DPR RI Selesai, RUU PKS kembali Mangkrak

Kerja DPR RI Selesai, RUU PKS kembali Mangkrak
IDN Times/Pito Agustin Rudiana

Sleman, IDN Times – Hari ini (hari ini)… Oh hari ini (hari ini). Kita turun.. ke jalan lagi. Hari ini (hari ini). Oh hari ini (hari ini). Yo hancurkan.. penindasan. Perempuan.. jangan diam. Perempuan.. ayo lawan. Demi dunia.. adil setara.

Lagu itu dinyanyikan Pipin Jamson dan Jessica, suara mereka terdengar merdu. Jessica, waria yang menyanyikan suara kedua membuat duet lagu berjudul “Hari Ini” di pelataran timur Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri (PKKH) UGM menghangatkan suasana persiapan menjelang aksi Gejayan Memanggil #2, Senin (30/9).

 

1.Hanya semalam berlatih

IDN Times/Pito Agustin Rudiana
IDN Times/Pito Agustin Rudiana

Lagu “Hari Ini” adalah lagu gubahan karya musisi indie, Yap Saporte yang berjudul asli “Perempuan Beraksi”.  Semula lagu aslinya dinyanyikan ketika memperingati Hari Perempuan Sedunia pada 2017 di sela aksi di Titik Nol Yogyakarta.

Kemudian Pipin, Tya, dan Tasya, tiga perempuan aktivis menggubahnya untuk aksi Gejayan Memanggil #2 yang bergabung dalam Aksi Rakyat Bergerak di pertigaan Kolombo, Gejayan, Sleman, 30 September 2019 kemarin.

“Syairnya kami kirim lewat medsos. Biar bisa berlatih malam sebelumnya,” kata Pipin.

2.Lagu untuk menyerukan desakan pengesahan RUU PKS

Desakan pengesahan RUU PKS dalam aksi Gejayan Memanggil di Yogyakarta, 30/9/2019. IDN Times/Pito Agustin Rudiana
Desakan pengesahan RUU PKS dalam aksi Gejayan Memanggil di Yogyakarta, 30/9/2019. IDN Times/Pito Agustin Rudiana

Rupanya, lagu itu dinyanyikan untuk mengingatkan perempuan Indonesia agar berani bersuara dan terus melawan. Lantaran hingga berakhirnya masa periode DPR 2014-2019 pada 30 September 2019, RUU Penghapusan Kekerasan tak juga disahkan. Ditunda lagi.

“Sudah tiga tahun RUU PKS mangkrak,” kata Pipin geram.

3.Kekerasan seksual terhadap perempuan terus berlanjut

IDN Times/Pito Agustin Rudiana
IDN Times/Pito Agustin Rudiana

Tanpa adanya UU PKS, Pipin memastikan kekerasan seksual terhadap perempan terus terjadi. Bahkan penyintas atau perempuan korban kekerasan seksual yang berani bersuara rentan dikriminalisasi.

Share
Topics
Editorial Team
Pito Agustin Rudiana
EditorPito Agustin Rudiana
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Jogja Menggelar Festival Bertema Budaya Nusantara

23 Jan 2026, 12:41 WIBNews