Airbus 330-900NEO diuji coba di pabrikan Airbus di Toulouse Blagnac Airport, sebelum diboyong Lion Air ke tanah air.
Lebih lanjut Danang memaparkan Lion Air melihat pesawat tersebut mempunyai kinerja operasional, teknologi modern, tingkat keandalan yang didukung perangkat terbaik bagi maskapai dan penumpang. Bagi airlines, akan memperoleh keuntungan 25 persen lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar per kursi.
Teknologi generasi baru dari A350 XWB yang disematkan pada armada baru Airbus ini dinilai dapat menurunkan biaya operasional. Antara lain pada lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, mesin generasi terbaru, common type rating (lisensi pilot yang sama) dan sistem baru dari teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB yang dilengkapi layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun.
A330-900NEO berkonfigurasi kursi lorong ganda (double aisle) hingga 440 kursi penumpang. Danang menambahkan pesawat ini juga menyediakan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya, ditambah dengan fitur utama dari kabin airspace. Fasilitas dan fitur tersebut akan memberikan kenyamanan bagi para traveler untuk menjelajahi destinasi favorit.
"Desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan banyak barang bawaan di kabin," jelas Danang.