Lokasi Truk Tangki BBM Tabrak Sepeda Motor Dikenal Jalan Maut

Bantul, IDN Times - Seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak truk tangki pengangkut BBM di Jalan Pajangan Sedayu-Pajangan tepatnya di Dusun Pijenan, Desa Wijirejo, Pandak pada Rabu pagi (4/12). Warga yang berada di sekitar tempat kecelakaan menyebut lokasi kejadian sebagai jalan maut
"Ya memang lokasi itu sering terjadi kecelakaan," kata Nyono (65) salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.
1. Telah terjadi 6 laka lantas dan 5 korban meninggal dunia

Dalam kurun beberapa tahun terakhir, setidaknya telah terjadi 6 kecelakaan yang mengakibatkan 5 korban meninggal dunia.
Nyono menyebutkan pada bulan Oktober juga terjadi kecelakaan. "Kecelakaan terjadi karena jalan berlubang dan menyebabkan kendaraan terjatuh bersama pengemudi. Beruntung hanya lecet saja," ungkapnya.
2. Warga berinisiatif menambal aspal yang rusak

Nyono mengaku secara sukarela dirinya telah menambal lubang aspal sebanyak dua kali.
"Saya kasihan banyak korban yang celaka gara-gara jatuh ke lubang aspal. Saya berinisiatif menambal pakai 10 kilogram semen," katanya.
3. Ibu sopir truk tangki BBM mengaku anaknya sudah mengerem laju truk

Sementara Sukamti, ibu dari pengemudi truk pengangkut BBM bercerita anaknya sudah berusaha mengerem laju truk, namun kendaraan tetap melaju sehingga kecelakaan tak bisa dihindari.
"Begitu ada sepeda motor oleng ke kanan, anak saya yang pegang truk tangki BBM langsung injak rem. Namun truk tak bisa berhenti sehingga kecelakaan tak bisa dihindarai," katanya.
Sukamti mengaku putranya sebelum bekerja sebagai sopir truk tangki BBM, bekerja sebagai sopir truk yang mengirimkan berbagai barang di dalam dan luar Pulau Jawa.
"Ya mungkin ini sudah garis Tuhan memberikan halangan kepada anak saya. Namun keluarga berharap ada jalan terbaik baik bagi keluarga korban dan anak saya," ujarnya berharap.
4. Dishub Bantul mencari solusi tekan angka kecelakaan lalu lintas

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Bantul, Aris Suhariyanta, akan melakukan pengecekan lokasi kecelakaan. Informasi adanya jalan berlubang dan tikungan tajam akan menjadi kajian.
"Saya dapat informasi di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan dan banyak korban. Kita akan survei dan melakukan rekayasa jalan agar kejadian itu (kecelakaan,red) bisa ditekan dan tidak terulang kembali," katanya.