Bantul, IDN Times – Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) atau yang lebih populer disebut dengan istilah hujan buatan menjadi salah satu upaya mitigasi bencana kekeringan. Disebut mitigasi karena diupayakan untuk mengatasi penyebab kekeringan.
Upaya TMC dilakukan berdasarkan koordinasi tiga lembaga, yaitu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai lembaga pelaksana teknis TMC. Kemudian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memberikan suplai informasi kondisi atmosfir. Serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai lembaga yang berperan dalam pengurangan risiko bencana.
“Posisinya saat ini kami standby untuk melakukan TMC. Artinya memantau terus perkembangan cuaca DIY dan sekitarnya,” kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY Reni Kraningtyas dalam acara konferensi pers bertajuk Kekeringan Mematikan yang digelar lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Yogyakarta di Goeboeg Resto Bantul, Rabu, (21/8).
