Selain sebagai mandor, Rizal juga mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur Jokowi saat ini meninggalkan trauma , dirinya menyebut trauma tersebut sebagai Trauma Tiga O.
O yang pertama kata Rizal adalah oversupply atau jor-joran. Dia mencontohkan pembangunan pembangkit listrik yang awalnya 35.000 MW justru akan membuat PLN rugi.
"Yang kedua adalah overprice karena yang kerjakan infrastruktur adalah BUMN maka BUMN biasa kemahalan hingga 35-50 persen."
Dan O ke tiga adalah overboard. Menurut Rizal saat ini BUMN tidak memiliki cukup uang, maka sebagian akan di subsidi oleh APBN.
" Jika BUMN harus meminjam hutang, dan pinjamannya terlalu tinggi sedangkan return asetnya sangat kecil dan bisa-bisa nantinya bermasalah."
Rizal mengatakan jika tidak ingin terkena Trauma Tiga O lebih lama maka penggunaan anggaran APBN seharusnya hanya digunakan untuk membangun jalan yang gratis, seperti misalnya jalan provinsi, jalan kabupaten.