Tak Mau Kadernya Stres, PKB Bantul Beri Uang kepada Caleg Tak Terpilih

Bantul, IDN Times - Gagal menjadi caleg terpilih tentunya sangat menyakitkan, bahkan bisa mengakibatkan stres hingga mengalami gangguan jiwa. Untuk mencegah hal itu terjadi, ada cara unik yang dilakukan oleh DPC PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Bantul.
DPC PKB Kabupaten Bantul memberikan kompensasi uang dengan mengalikan jumlah suara yang diperoleh PKB saat pemilihan legislatif. Saat pemilu legislatif kemarin, PKB Bantul mendapatkan jumlah 34 ribu suara, maka suara itu akan dikalikan Rp10 ribu. Hasilnya akan dibagikan dibagikan kepada caleg yang tidak lolos pemilu.
Kompensasi ini ditanggung oleh caleg terpilih yang saat ini telah dilantik sebagai DPRD Bantul 2019-2024.
1. Kompensasi penggantian perolehan suara caleg tak terpilih keputusan partai

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantul, Subhan Nawawi mengatakan dana kompensasi perolehan suara bagi caleg tidak terpilih merupakan keputusan bersama partai. Cara ini juga telah disepakati oleh calon legislatif yang maju melalui PKB.
"Jadi dari awal para caleg yang akan maju melalui PKB, sudah tahu dan paham konsekuensi ketika mereka terpilih dan tidak terpilih," katanya saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Bantul, Kamis (15/8).
2. Besaran dana kompensasi yang ditanggung 6 caleg terpilih mencapai Rp340 juta

Menurut politisi asal Sewon ini, jumlah perolehan suara dari caleg PKB dari seluruh daerah pemilihan di Kabupaten Bantul hampir mencapai 34 ribu suara, sehingga besaran kompensasi yang akan diberikan mencapai Rp340 juta.
"Nantinya kompensasi Rp340 juta tersebut akan ditanggung oleh 6 caleg yang terpilih dengan besaran kompensasi dengan perhitungan proporsional. Caleg terpilih dengan suara terkecil akan memberikan kompensasi terbesar, sedangkan caleg yang perolehan suara terbanyak akan paling kecil memberikan kompensasi," ucapnya.
3. Pemberian kompensasi ini bentuk pernghargaan partai kepada caleg yang gagal terpilih

Pemberian kompensasi pada caleg yang gagal terpilih sebagai penghargaan partai atas perjuangannya untuk memenangkan partai, meski tidak lolos menjadi anggota DPRD Bantul.
"Ya minimal jangan sampai stres apalagi harus dirawat di rumah sakit jiwa, salah satu caranya ya pakai ini dana kompensasi," tuturnya.
